PENGALAMAN BAHASA
Perkenalkan nama saya santi Aprilia wati, saya berasal
dari kabupaten kayong utara lebih tepatnya di desa Rantau Panjang. Saya lahir
di desa Riam Berasap Jaya, Siduk. Sejak kecil saya sudah terbiasa menggunakan
Bahasa desa tempat saya lahir, logat Bahasanya agak berbeda walaupun mudah di
pahami. Sekitar umur 4 atau 5 tahun orang tua saya memilih untuk pindah ke desa
tempat kelahiran ayah saya yaitu desa Rantau Panjang. Bahasa di desa ayah saya
itu hampir sama saja dengan Bahasa di desa saya lahir, hanya logatnya saja yang
berbeda sedikit.
Masuk sekolah dasar saya mempunyai seorang teman yang
merupakan pindahan dari sambas. Teman saya itu berasal dari sambas dan pindah
ke desa Rantau Panjang karena di Kayong sekolahnya masih di gratiskan. Awalnya
saya tidak begitu dekat dengannya karena saya tipe orang yang sulit dalam
bersosialisasi dengan orang baru. Saya mulai dekat dengan teman saya tersebut
karena saya merasa sangat tertarik pada Bahasa daerah tempat asal teman saya
tersebut. Awalnya saya tidak mengerti sama sekali apa yang dia bicarakan tapi
lama-kelamaan saya sedikit paham karena sering menghabiskan waktu Bersama. Saya
juga mulai sering main ke rumahnya yang kebetulan tidak jauh letaknya dari
sekolah. Saya juga sering bertemu dengan orang tua dan saudara-saudara teman
saya tersebut, mereka selalu berbica menggunakan Bahasa sambas yang sampai
sekarang masih sulit untuk saya pahami. Saya berteman dengannya sampai tamat
sekolah dasar, ketika masuk SMP teman saya tersebut pindah entah kemana. Ketika
masih di sekolah dasar itulah pengalaman Bahasa yang saya alami.
Masuk SMP saya mempunyai teman lagi dari suku yang
berbeda pula, saya memiliki 2 orang teman, kedua-duanya merupakan orang sunda.
Tapi teman saya yang satunya campuran bukan orang sunda asli. Saya sangat suka
mendengarkan mereka berbicara karena orang sunda terkenal akan logat bahasanya
yang lembut dan memikat. Teman saya itu juga sering berbicara kepada saya
menggunakan Bahasa sunda. Kadang saya juga minta diajarkan Bahasa sunda
olehnya. Dan anehnya saya masih blm bisa memahami Bahasa-bahasa mereka. Saya
hanya suka mendengarkan mereka berbicara menggunakan Bahasa mereka
masing-masing, walaupun saya sudah minta diajarkan saya masih belum memahami
kata-katanya. Saya hanya suka menikmati keberagaman Bahasa-bahasa yang ada di
negeri tercinta, bagi saya Bahasa-bahasa tersebut unik dan menyenangkan untuk
di pelajari.
Itulah yang dapat saya ceritakan mengenai pengalaman
Bahasa yang saya alami sendiri. Semoga dapat bermanfaat bagi kawan-kawan yang
membaca blog saya ini, sekian dan terima kasih.
Komentar
Posting Komentar