troublemaker heart
Di sinilah aku, diam dan hanya menunggu. Menunggu merupakan hal yang sangat membosankan bagiku, taka da yang bisa ku lakukan kecuali membaca buku sambal menunggu bus tiba. Yaaa, aku hanya menunggu hingga bus yang akan aku tumpangi datang. Dan di sinilah aku sekarang, terdampar di tengah keramaian para penumpang lain di halte bus. Sejujurnya aku sangat membenci keramaian, entah mengapa suara-suara kebisingan itu sangat menggangguku, dan itu membuatku ingin cepat-cepat pergi dari tempat ini. Namun malangnya rumahku berada cukup jauh dari tempat ku sekarang, sehingga aku harus pulang menggunakan angkutan umum satu ini. Saat sedang asyik membaca buku yang sedari tadi tak lepas dari genggaman tanganku, tiba-tiba terdengar sebuah suara indah nan lembut yang memanggil namaku dari kejauhan. “ Anton….!” Teriaknya dari kejauhan Spontan aku langsung menoleh ke arahnya, dan betapa terkejutnya aku ketika ku sadari siapa yang telah memanggil namaku. Aku hanya bisa diam terpaku di tempatku du...